8 Jul 2014

PENDAHULUAN KKA

Studi Ekskursi adalah salah satu mata kuliah bersifat wajib yang dilaksanakan mahasiswa Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Jurusan Teknik Arsitektur. Studi ekskursi digunakan untuk  menunjang mutu para mahasiswa agar memiliki pengetahuan lebih banyak tidak hanya berada didalam kelas tetapi juga diluar kelas sehingga tercipta suasana yang berbeda. Pemilihan objek studi ekskursi tahun ini adalah menuju Hong Kong-Shenzhen-Brunai.

Kota Hongkong dan Shenzhen merupakan world class city dengan kualitas lingkungan (built enviroment) yang baik dari segi fungsional maupun estetika. Studi Design Guidlines for Hongkong pada tahun 2001 - 2003 merumuskan urban design attributes pada tiga level yaitu makro, messo dan mikro. Pada tingkat makro, hubungan antara built enviroment dengan alam atau natural setting. Atributnya adalah pelabuhan dan gerbang (gateways). Pada tingkat messo, hubungan antar-bangunan, bangunan dengan ruang, dan bangunan dengan jalan. Atributnya adalah komposisi bangunan, landmarks, ruang terbuka dan jalan pedestrian. Pada tingkat mikro, hubungan antara penggunan dengan built enviroment. Atributnya adalah harmony, street furniture, streetscape dan human scale. Integrasi perencanaan makro, messo dan mikro menjadi kunci utama pengembangan aspek humanis di dalam perencanaan perkotaan Hongkong dan Shenzhen.

Hong Kong merupakan satu dari dua Daerah Administratif Khusus yang merupakan bagian dari negara Republik Rakyat Tiongkok, satunya lagi adalah Makau. Pada tanggal 1 Juli 1997, daerah ini secara resmi diserahkan oleh pemerintah Britania Raya kepada Republik Rakyat Tiongkok. Sebelum diserahkan pada tahun 1997, Hong Kong adalah koloni Britania Raya. Di bawah kebijakan Satu Negara Dua Sistem ciptaan Deng Xiaoping, Hong Kong menikmati otonomi dari pemerintah RRT seperti pada sistem hukum, mata uang, bea cukai, imigrasi, peraturan jalan yang tetap berjalan di jalur kiri. Urusan yang ditangani oleh Beijing adalahpertahanan nasional dan hubungan diplomatik. Otonomi ini berlaku di Hong Kong (minimal) untuk 50 tahun dihitung dari tahun 1997.

Hong Kong terdiri dari Pulau Hong Kong, Kowloon, dan New Territories jika diurutkan dari selatan . Di sebelah utara New Territories terdapat kota Shenzhen di seberang Sungai Sham Chun (Sungai Shenzhen). Di antara 236 pulau di Hong Kong, Pulau Lantau adalah yang terbesar sedangkan Hong Kong adalah yang kedua terbesar dan populasinya adalah yang terbesar. Pulau yang paling padat adalah Ap Lei Chau. Semenanjung Kowloon menempel ke New Territories di utara, dan New Territories menempel ke Tiongkok daratan di seberang Sungai Sham Chun (Sungai Shenzhen). Hong Kong memiliki 236 pulau di Laut China Selatan, yang di mana Pulau Lantau merupakan pulau terbesar dan pulau Hong Kong yang kedua terbesar dan paling besar populasinya. Ap Lei Chau merupakan yang paling padat penduduknya di Hong Kong dan di dunia.

Sedangkan Shenzhen adalah sebuah kota besar di selatan Cina Selatan Provinsi Guangdong, terletak tepat di utara Hong Kong. Setelah ditetapkan sebagai salah satu dari lima kota di China yang masuk dalam Zona Ekonomi Khusus, saat ini juga memegang statusnya administrasi sub - provinsi, dengan kekuatan sedikit lebih rendah dari provinsi. Kini Shenzhen sudah disulap menjadi sebuah kota metropolitan berstandar internasional dengan gedung-gedung tinggi menjulang dan lingkungan yang bersih, tertata rapih, penuh bunga. Meskipun disiapkan sebagai kota dagang, Shenzhen juga dikenal sebagai kota yang memperhatikan lingkungan.

sumber :
http://ferrani-kasma.blogspot.com/2014/04/laporan-kka-bab-i-pendahuluan-window-of.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar